Data Pantauan

COVID-19 di Sulawesi Selatan

Data Update Pukul 18:22, Hari Senin - 26 Oktober 2020

Suspek Follow Up

1021
10318 (91.0%)
Discarded

Total Suspek

11339

Probable Follow Up

15
0 (0.0%)
Sembuh
222 (93.7%)
Meninggal

Total Probable

237

Konfirmasi Aktif

1755
1190
Asimptomatik
565
Simptomatik
15744 (87.7%)
Sembuh
451 (2.5%)
Meninggal

Total Konfirmasi

17950

Suspek Follow up Seseorang dengan status kasus suspek yang MENUNGGU hasil pemeriksaan RTPCR 2 kali

Kasus Probable Kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 DAN belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. (Termasuk yang tidak ada hasil pemeriksaan lab. RT-PCR dengan alasan apapun)

Konfirmasi Aktif Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 dan sementara menjalani masa isolasi atau perawatan

Keterangan :

Kasus Suspek: Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut: a. Orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal. b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19. c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Discarded: Seseorang dengan status kasus suspek dengan hasil pemeriksaan RTPCR 2 kali negatif selama 2 hari berturut-turut dengan selang waktu >24 jam.

Kasus Konfirmasi: Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR

Sembuh: Sembuh apabila memenuhi salah satu kriteria berikut: a. Kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dengan ditambah 10 hari isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi. b. Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dihitung 10 hari sejak tanggal onset dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan. c. Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) yang mendapatkan hasil pemeriksaan follow up RT-PCR 1 kali negatif, dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.

Kematian : Kematian COVID-19 adalah kasus konfirmasi/probable COVID-19 yang meninggal

Data Pantauan COVID-19

di Indonesia dan Seluruh Dunia